Karena Kata
Ekspresi | Pemikiran | Perjalanan
Monday, October 26, 2026
Saturday, October 17, 2026
Parkir
Parkir
Tapi andaikan juga tak ada, siapa yang akan menyusun barisan sepeda motor itu? Mobil akan berhenti seenaknya, setiap pengemudi merasa jalan adalah miliknya, dan kita akan tahu bahwa ketertiban, seperti banyak hal lain, jarang lahir dari kesadaran. Ia lahir dari seseorang yang berdiri di terik matahari sambil mengibaskan tangan.
Thursday, April 30, 2026
The Language of Politics and the Paradox of Democracy
The Language of Politics and the Paradox of Democracy
Language reflects a nation—so goes a proverb that is simple, yet sharp and profound. Words mirror the self; what is outward reveals what lies within. Every utterance carries character, culture, a way of thinking, and an attitude that eventually takes shape as action and policy. Lately, it is precisely this pattern of language that has become troubling. Public officials use words far removed from elegance and egalitarianism—far from being friendly, protective, calming, and reassuring, as one would expect from a leader. Instead, what reaches the public ear is a tone that signals distance, arrogance, conceit, and even a veiled unease.
We are witnessing a recurring pattern. Officials who ought to uphold the dignity of their office through language instead diminish their own stature through their choice of words. Public criticism is met with sarcasm. Differences are answered with tones of exclusion. Disagreement invites dismissal: those who dissent are told to leave; those who disagree are asked to step aside. These fragments form a pattern of political communication that will likely be remembered as a dark chapter in the intellectual and leadership history of the nation.
Friday, March 13, 2026
Reinstall Demokrasi
Perkembangan teknologi digital mengubah struktur komunikasi politik secara mendasar. Teknologi jaringan mempercepat produksi informasi. Platform digital memperluas distribusi pesan politik. Media sosial membuka ruang partisipasi publik dalam skala luas. Perubahan ini membentuk ruang publik baru dalam kehidupan demokrasi modern. Warga memproduksi informasi secara mandiri. Warga menyebarkan bukti visual, dokumen digital, dan rekaman peristiwa secara langsung. Proses ini memperluas pengawasan publik terhadap kekuasaan. Publik dapat memverifikasi tindakan politik melalui berbagai sumber informasi.Perubahan ini mencipakan masalah serius. Aktor politik memproduksi klaim kebenaran dalam jumlah besar. Mereka menyebarkan narasi kemenangan secara intensif. Mereka membingkai realitas politik melalui propaganda digital. Kajian komunikasi politik menyebut fenomena ini sebagai post-truth politics. Politik jenis ini menempatkan emosi dan identitas di atas fakta empiris. Narasi politik bekerja melalui resonansi emosional dalam masyarakat.
Saturday, January 31, 2026
NOTE
Indexed Reputation
Digital technology assigns social positioning by attaching a reputational level to individuals based on the field they pursue. In simple terms, when someone asks about a person’s name, the first response is often to conduct digital “stalking” across online platforms—to examine how far their reputation, portfolio, track record, and professional trajectory extend within their chosen field. In the academic world, this logic operates even more strongly. Numerous indexing and ranking systems effectively place scholars under a regime of measurement, where individuals become bound—and in many ways constrained—by quantifiable indicators. This reality feels suffocating, yet it remains difficult to escape, even when one is reluctant to accept it. Therefore, anyone’s arrogance about past greatness may ultimately become nothing more than a fading name and a diminishing brand, day by day, because the public and netizens judge what is displayed in those indexing and ranking systems. This condition is dangerous for those who continue to think within narrow, insular frameworks.
Monday, January 19, 2026
CATATAN JANUARI 2026
Jejak Kerja
Sebuah fase panjang berakhir dan meninggalkan jejak yang layak dicatat. Waktu bekerja secara selektif, menghapus hal-hal remeh dan menyisakan pengalaman yang membentuk cara berpikir. Mencatat berfungsi sebagai metode refleksi, bukan nostalgia. Tulisan bekerja sebagai arsip kesadaran.
Produktivitas akademik berjalan konsisten. Ritmenya sederhana dan berulang. Membaca, menulis, mengirim. Hasilnya beragam. Penolakan dan penerimaan datang silih berganti, biaya publikasi menjadi bagian dari ekosistem. Semua itu berhenti memicu reaksi emosional. Perhatian bergeser pada proses dan akumulasi pengetahuan.
Menulis berada pada fase yang semakin terbuka. Monday, October 27, 2025
PRESS RELEASE PESERTA AICIS+ 2025
Lima Akademisi UIN Imam Bonjol
Terpilih jadi Peserta AICIS+ 2025
PADANG --- Lima akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol terpilih menjadi peserta ajang bergengsi, Annual International on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025, yang digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok 29-31 Oktober 2025.
Sunday, October 19, 2025
DINAMIKA KOMUNIKASI POLITIK
Prestasi yang diraih seseorang, siapapun itu akan membanggakan bagi yang menyukai capaian itu. Sebaliknya akan menjadi kebencian bahkan ancaman bagi mereka yang merasakan hal tersebut mengganggu eksistensi mereka. Begitulah hidup yang harus dihadapi, kenyataan yang sulit terelak dalam situasai dan kondisi dimanapun itu.
Hal ini sudah disebutkan dalam teori-teori klasik, yang hingga kini bisa dilihat dalam kehidupan kelompok dimana seseorang di dalamnya sebagai individu.
Sunday, May 25, 2025
Menjadi Pemimpin
Nama-nama seperti Umar bin Khattab, Gandhi, Soekarno, Mandela, dan Roosevelt tidak dikenang karena mereka pandai menyusun laporan tahunan. Mereka dikenang karena mampu membaca tanda-tanda zaman, memilih titik-titik genting dari seratus masalah yang ada, dan mengubahnya menjadi lompatan peradaban. Mereka bukan orang yang hadir sekadar untuk memastikan semua lampu padam pukul sepuluh malam. Mereka hadir justru untuk mematikan beberapa lampu agar cahaya baru bisa dinyalakan dari tempat yang lain.
Kepemimpinan bukanlah jabatan. Bahkan bukan pula peran sosial biasa. Ia adalah panggilan batin yang hanya bisa dijawab oleh orang-orang yang melihat dunia bukan dari catatan absensi, melainkan dari peta sejarah dan arah masa depan. Seorang pemimpin sejati tidak tenggelam dalam pekerjaan rutin. Ia menyentuh yang 20 persen paling genting, paling menentukan, paling bernilai. Selebihnya, 80 persen lainnya, cukup berjalan sebagaimana mestinya. Karena memang, mengatur bukanlah tujuan seorang pemimpin. Membangun arah, itulah yang utama.
Friday, January 10, 2025
BERITA SUARA KAMPUS
Jadilah Mahasiswa Aktif, Jangan Gunakan Sertifikat Bodong
PADANG --- Satuan Kredit Ekstra Kurikuler (SKEK) itu memiliki tujuan ideal mendorong mahasiswa aktif mengumpulkan bukti shahih aktif di dunia kemahasiswaan. Agar kegiatan tidak cuma kelas kuliah namun juga mengembangkan diri. Munculnya iklan jasa sertifikat bodong, yang berseliweran di social media, menunjukkan adanya perilaku menyimpang di tengah mahasiswa semester akhir.
"Saya sudah pernah mengusulkan tinjau ulang SKEK ini beberapa tahun silam, mengingat kemajuan teknologi telah memudahkan pemalsuan sehingga banyak sertifikat bodong. Usulan saya hilang di jalan saja. Sekarang, saya usul agar Penasehat Akademik (PA) agar aktif setiap semester untuk mengevaluasi perkembangan mahasiswa asuhnya," ungkap Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Abdullah Khusairi, S.Ag, MA, di ruang kerjanya, Jumat (10/1).
Menurutnya, pada dasarnya SKEK itu sudah ideal untuk mendorong mahasiswa menjadi aktif. Tidak sekadar jadi peserta seminar namun juga kegiatan lain, seperti pengurus organisasi mahasiswa di dalam kampus, maupun di luar kampus. Banyak juga yang berhasil, dimana sejak semester-semester awal sudah aktif.
Friday, October 25, 2024
UIN IMAM BONJOL KE PARLEMEN AUSTRALIA
Gedung Rakyat, Terbuka untuk Publik
ABDULLAH KHUSAIRI, Canberra
Sebuah gedung megah terpampang di hadapan setelah rombongan melibas jalan mulus selama tiga jam Sydney - Canberra. Memasuki area parlemen, bus dibelokkan ke bawah gedung, yang ratusan mobil sudah parkir di sana. Agak gelap, sebanyak 15 orang dari Padang segera turun lalu naik tangga menuju lantai pertama. Terdapat hamparan langit yang cerah, panas terik tapi angin bertiup dingin.
"Kalau di Indonesia, ini gedung DPR di Senayan. Tempat wakil rakyat Australia rapat. Kegiatan mereka sejak pagi hingga siang. Siang hingga sore, dibolehkan kunjung untuk publik. Sebagai tanda dan simbol gedung ini terbuka untuk publik, " ungkap Uni Nentis Gushelfi, koordinator kegiatan dari Surau Sydney Australia (SSA) didampingi Uniang Asni dan Ajo Jamaris.
Sepuluh mahasiswa bersama empat dosen pendamping plus satu orang tenaga kependidikan, naik ke lantai demi lantai dan masuk ke ruang demi ruang di gedung luas itu. Hingga sampai ke puncak, dekat bendera besar berkibar megah di langit biru. Angin dingin tak berhenti bertiup. Bendera itu tampak perkasa berkibar tiada henti, dengan tiang yang dipasang secara unik dan futuristik.
Friday, September 27, 2024
LAPORAN DARI SYDNEY VII
Surau, Ruang Dialektika Orang Minang
Berpikir Dinamis
BANKSTOWN, SYDNEY --- Surau dalam budaya minangkabau adalah ruang proses dialektis tesis antitesis dari lapau dan pasa. Lapau dan pasa adalah kegiatan sosial antara kebutuhan sosial sedangkan surau menjawab kebutuhan sosial dan spiritual.
Demikian dikatakan Guru Besar Sosiologi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Prof. Nurus Shalihin, M.Si, Ph.D, di hadapan puluhan jamaah Surau Sydney Australia (SSA), Gartmore Avenue, Bankstown, Selasa malam hari (24/9).
"Artinya, surau, pasa, lapau, adalah ruang kehidupan bagi orang minang yang kini cuma berkaki satu, yaitu tarekat. Jauh sebelumnya, surau berkaki banyak sekali menunjang keberadaannya. Wadah penting laki-laki minang tumbuh dengan karakter yang teruji," ujar Nurus.
Menurut Nurus, di surau merupakan transformasi ilmu, budaya, dan seni yang diberikan dalam bentuk mengaji dan latihan silat. Surau sebagai pusat perubahan dari anak-anak kemudian pancaroba ke remaja hingga dewasa.
LAPORAN DARI SYDNEY VI
Air Mata Anggota SIBac-sip
Jatuh di Bankstown
BANKSTOWN, SYDNEY --- Begitu sedikit waktu terasa bagi anggota SIBac-sip 2024 untuk belajar dan mengabdi. Sepuluh hari tiba-tiba berakhir segera. Air mata pun jatuh di Bankstown, kegiatan berakhir ketika keakraban baru terjalin.
"Tarimo kasih atas semua kebaikanya begitu lengkap, banyak dan sulit disebut satu persatu. Berkah dan akan dibalas Allah swt berkali lipat. Maafkan kalau ado nan talonsong; talendo katiko naiak, tagesoh katiko turun. Maklumlah kami ko banyak," ujar pembimbing SIBac-sip 2024, Dr. Abdullah Khusairi, MA, ketika memberi sambutan perpisahan di Surau Sydney Australia (SSA), Selasa malam (24/9).
Menurut Khusairi, Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) dan jamaah SSA, menerima seluruh civitas akademika seperti keluarga sendiri.
"Amak-amak, one-one, bundo kanduang diaspora telah menjadi ibu bagi mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang. Masakan yang enak dan banyak, sungguh di luar dugaan. Terima kasih, semua menjadi catatan positif yang akan kita laporkan ke pimpinan dan juga masyarakat di ranah minang," ujar Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, FDIK UIN Imam Bonjol Padang ini.



.jpg)






