Wednesday, December 31, 2008

BERITA PARIWISATA


^^^Trend Dunia Wisata 2009^^^



Green Toursm Makin Diminati Pasar



GREEN TOURSM---Mengajak masyarakat turut serta dalam kegiatan tourism. Selain edukasi juga sosialisasi. [dok.Ridwan Tulus] Perkembangan teknologi informasi akan menggeser pola bisnis pariwisata. Ini tidak dapat dielak, seiring dengan komunikasi yang kian murah meriah.



"Maka pemikiran agar para agen travel untuk menguasai teknologi sangat penting. Karena ini bagian dari pengembangan dunia pariwisata," ungkap Praktisi Pariwisata, Ridwan Tulus ketika berbincang-bincang, tadi sore.




Praktisi yang terkenal lewat jalan kaki ini mengungkapkan, perkembangan media online sangat membantu dunia pariwisata. Mulai dari booking hotel, ticketing, sampai kegiatan wisata sudah bisa diketahui jauh sebelum keberangkatan. Jika tidak hati-hati, justru bisa membuat peran tour travel menjadi tidak penting.

Monday, December 29, 2008

BUKABUKU-PADEKMINGGU

Goltam


Abdullah Khusairi, MA


Abdullah khusairi10Sulit sekali menghentikan pro kontra fatwa haram Golput yang akhir-akhir ini makin hot. Seorang teman sudah mulai mengakali jika memang difatwa haram, maka ia akan segera Goltam. Golongan Hitam. Walau dalam simbologi, hitam adalah simbol kejahatan, putih simbol kebaikan, toh pilihan hitam lebih seksi. Hitam itu seksi. Bagaimana?


"Oi. Ini politik bung! Tak ada hitam putih. Semua abu-abu." Pesawat baru saja terbang datar setelah take off dengan mulus. Saya duduk di pinggir. Dekat pintu. Percakapan antar penumpang sepertinya mengusir rasa takut dari burung besi ini.


"Lha. Ada banyak warna sekarang Kalau dulu cuma kuning, merah, hijau, kenapa dikatakan abu-abu. Apa anda sudah buta warna."


"Saudara tampaknya harus kuliah di ilmu politik. Baru bisa mengerti apa yang saya katakan."



"Eh. Sekarang, di kancah politik itu, jarang jebolan ilmu politik. Jebolan ini melahir banyak akademisi dan pengamat politik mutakhir," ujar saya menjajal.

SUARA KAMPUS


Suara Kampus
Dipimpin Perempuan
SUARA-KAMPUSSetelah berumur 30 Tahun, Tabloid Mahasiswa Suara Kampus periode kali ini dipimpin seorang perempuan. Ia diharapkan seperti "SK. Murti" pada Harian Merdeka, pada masa pers perjuangan tempo doeloe. Energik dan terus membuat perubahan. Tentu saja, berjuang membangun media kampus yang ideal.

Dialah Ade Faulina. Mahasiswi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Semester VII ini, terpilih sebagai perempuan satu-satunya yang memimpin Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan IAIN Imam Bonjol Padang.

Suksesi pergantian kepengurusan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus di redaksi media mahasiswa tersebut, Gedung Studen Center Lt. 2 Kamis (25/12). Dihadiri 25 orang peserta, semuanya anggota Suara Kampus, baik yang baru maupun yang lama. Prosesi ini dinamakan, Rapat Akhir Tahun (RATA).

Sebelum proses pemilihan, pengurus sebelumnya memberikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang disampaikan Pemimpin Umum Islahuddin, dalam penyampaian laporan tersebut, Islahuddin mempertanggungjawabkan amanah yang telah diberikan setahun lalu.

RESENSI-HARI AKHIR

Tabir Kehidupan


COVER-HARI-AKHIRJudul  : Menjelang Hari Akhir
Penulis : Abdul Adzim
Penerbit : Citra Risalah
Cetak  : 2008
Tebal  : 298 Halaman

Ilmu eksak melaju pasti. Ilmu sosial dan agama berkelindan memutari lingkaran sejarah. Ilmu eksak menemukan logika-logika baru. Rahasia alam terbuka satu-satu. Ilmu sosial menemukan fenomena demi fenomena. Ilmu agama memberikan gambaran yang begitu sulit ditemukan ilmu pasti dan ilmu sosial. Oleh karenanya, ilmu agama sebuah keyakinan. Tidak terlalu dekat dengan ilmu pasti dan tidak terlalu lekat dengan ilmu sosial. Ilmu agama, khususnya hal-hal metafisik, hanya dicapai secara individual dan dirasakan dengan pembuktian. Maka amatlah sulit disampaikan sebuah pengalaman spiritual kepada orang lain, jika tidak dahulu dengan sebuah keyakinan yang sama.

Friday, December 26, 2008

HASAN BASRI AGUS

Belagu Bang!



HASAN-BASRI-AGUS

Hajar bang! Hajar bang!

Aryati,
dikau mawar asuhan rembulan
Aryati,
dikau gemilang seni pujaan Dosakah hamba mimpi berkasih dengan tuan
Ujung jarimu kucium mesra tadi malam
Dosakah hamba memuja dikau dalam mimpi
Hanya dalam mimpiAryati,
dikau mawar di taman khayalku
Tak mungkin
tuan terpetik daku
Walaupun demikian nasibku
Namun aku bahagia seribu satu malam

Kenapa waktu di Mirama Cafe & Resto tahun 2007 tak mau nyanyi? Eh, di RM Sederhana 2008, bela-belain dua lagu…. ha ha ha.. asyik benar…. tambah mudo bae… [abdullah khusairi]

MAKALAH-KULIAH

TASAWUF KONTEMPORER


Oleh:


ABDULLAH KHUSAIRI


NIM 08806804


Dosen Pembimbing:


PROF. DR. H. DUSKI SAMAD, MA




A. Pendahuluan


Ketika peradaban ummat manusia sampai pada puncaknya, pertanyaan yang mendasar tentang eksistensi kehadirannya di dunia kembali muncul untuk mendapatkan jawaban. Apa sebenarnya hakikat manusia hidup di dunia? Ketika pertanyaan itu muncul, peradaban puncak itu runtuh dengan sendirinya. Maka, kehidupan yang masuk fase digitalisasi, dunia serba di ujung jari[1], hanya menjadi tiada berarti. Muncul kegersangan jiwa dan manusia kembali mencari jati diri dalam bentuk lain. Manusia akhirnya kembali mencari dan menggali kedalaman makna kehidupan dan hakikat dirinya.[2]


Eksistensi kehidupan dunia ternyata tak sekedar mencari dan memenuhi hasrat terhadap materi belaka. Jiwa yang selama ini kurus kering dan berkerontang tak dipenuhi kebutuhannya meminta untuk diisi dan diberi makan juga. Inilah titik balik yang membuat beberapa waktu terakhir munculnya fenomena menarik masyarakat kota. Tumbuhnya pola hidup beragama yang berwajah lain. Agama tak sekedar ritual aktual tetapi menjadi ritual religi yang menumbuhkan aura kesadaran mendalam atas ibadah dan pendekatan diri terhadap Pencipta. Jika selama ini agama hanyalah sebuah bentuk ibadah formal, menyaru kepentingan duniawi atasnya, digali lebih dalam mendekati titik ketakutan manusia atas kematian nurani yang selama ini telah terbelenggu dalam kerangkeng materialisme, terkubur di bawa liberalisme dan kapitalisme. Maka agama kini tak sekedar kegiatan rutin tanpa memberi sentuhan kedekatan bathin terhadap Pencipta. Dengan kata lain, ketika modernisasi Barat meninggalkan agama, mempengaruhi semua lini kehidupan, maka atas kesadaran terhadap kekosongan jiwa, pada saat itulah agama diajak kembali di masa posmodernis saat ini.


Dr. KH. Hamdan Rasyid, di dalam buknya berjudul Sufi Berdasi, Mencapai Derajat Sufi dalam Kehidupan Modern, mengatakan, fenomena menarik pada sebagian masyarakat di kota-kota besar sekarang ini, yaitu mereka mulai tertarik untuk mempelajari dan mempraktikkan pola hidup sufistik. Hal ini dapat dilihat dari banjirnya buku-buku tasawuf di tokok-toko buku, bermunculannya kajian-kajian tasawuf dan maraknya tayangan-tayangan, baik di TV maupun radio.[3]



Wednesday, December 24, 2008

SEJENAK BERSAMA

LINTAS GENERASI



LINTAS-GENERASI

KATA: Manusia yang hidup dengan kata-kata dari lintas generasi. Menyempatkan untuk foto bareng. Pastilah yang muda-muda sangat bangga bisa pose bersama Ahmad Tohari, Zawawi Imron, Maman S Mahayana, Rusli Marzuki Saria. Pinto Anugrah, paling kiri, Abdullah Khusairi paling kanan. Makasih Esha Tegar Putra, sudah mau memotret.

Tuesday, December 23, 2008

OKNUM TNI ANIAYA WARTAWAN DAN POLANTAS

KECAM OKNUM TNI


MAHASISWA-DATANGI-PWI


USUT TUNTAS OKNUM TNI: Ratusan mahasiswa datangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumbar dan sebelumnya ke Korem 032/Wira Braja, Selasa (23/12). Mereka menuntut usut tuntas kasus penganiayaan wartawan dan Polantas oleh oknum TNI. Kasus berawal dari aksi jambret yang dikejar Polantas dan wartawan yang masuk ke Kompi C Siteba Padang. Wartawan dan polantas dianiaya oleh oknum TNI di Kompi tersebut. (Abdullah Khusairi/Padang Today) Jadi mau usul, agar TNI terus berlaga di medan perang. Kasihan kalo tak sedang perang…….

PIDATO BUDAYA AKHIR TAHUN 2008

"Perintah Membaca dan Menulis Itu Diremehkan"


taufik-ismailSurat al-'Alaq sudah sangat jelas memerintahkan agar manusia membaca. Membaca saudara kandungnya, menulis! Tapi kenapa anak bangsa ini selalu bermasalah dengan menulis? Karena tidak akrab dengan membaca. Padahal, perintah untuk membaca sangatlah jelas.



Perintah membaca tidak hanya untuk ummat Muslim. Tapi juga manusia. Maka, manusia yang gemar membaca, belajar, ia pasti bisa menulis dan nalarnya akan cerdas. Sudah dipastikan ia akan cerdas.
"Maka lahirnya Generasi Nol Buku di negeri ini. Ketika sistem dibangun tidak berpihak pada pentinya membaca dan menulis," ungkap Taufik Ismail di hadapan ratusan undangan yang hadir di Ruang Tertutup Taman Budaya Sumatera Barat, Selasa (23/12).

PUISI JALANAN

Semu
masih saja kuah santan
sisa ketupat menggoda
dengan seduh teh yang menguap pagi.

merendam salalauak
seribu kenangan basah sudah.
selebihnya wajah
waktu yang semu

[Pasar Kuraitaji, 22 Des 08.08.05]

BERITA-RANG MINANG BARALEK GADANG





[caption id="attachment_1595" align="alignleft" width="300" caption="Cerdas Cermat "]Cerdas Cermat [/caption]

Wujudkan Ranahminang yang memiliki intelektual masa depan dengan menggalakkan sektor pendidikan. Karena negeri ini bangkit dan merdeka karena pendidikan.
"Ranahminang adalah daerah yang melahirkan intelektual. Sejarah telah menuliskan itu. Bahkan jauh sebelum kemerdekaan didengungkan, dari Ranahminanglah suara pertama itu datang," ungkap Mensos RI DR H Bachtiar Chamsyah ketika membuka acara Cerdas Cermat Tingkat SLTA Se-Sumbar, di SMA Agama Cendikia Mukomuko Maninjau, Senin (22/12).
"Sekarang, mari berbuat untuk meningkatkan intelektualitas. Cerdas cermat yang digagas dalam rangka Urang Minang Baralek Gadang ini merupakan cikal. Saya mimpikan agar ada perlombaan merakit roket dari sekolah ini," ujar Mensos disambut gemuruh tepuk tangan siswa siswi yang akan berlaga dalam Cerdas Cermat.

Monday, December 22, 2008

RESENSI-MANAI SOPHIAAN

Sejarah dari Sisi Lain



COVER-SOEKARNOJudul : Kehormatan Bagi Yang Berhak
Penulis : Manai Sophiaan
Penerbit: Visimedia
Cetak : 2008
Tebal : 225 Halaman


Berawal dari dua kutub besar Uni Soviet dan Amerika. Berawal dari dua ideologi, komunis dan demokrasi. Maka beranjaklah sejarah dari pendulumnya. Geraknya menyusup semua pintu kekuasaan di atas dunia pada masanya. Kini, pun kini masih terjadi dengan wajah yang berbeda pula.
Bila suatu masa kebenaran beranjak dari kekuasaan, pada masa lain ia bukan lagi menjadi kebenaran. Kebenaran faktual hari ke hari memang bergerak pada kebenaran hakiki. Simpang siur fakta dan data selalu jadi benang kusut yang berdasarkan waktu kebenaran itu tiba ke permukaan, semuanya jadi sejarah yang abadi.
Tetapi sejarah negeri ini sepertinya dibungkamkan. Ada banyak kebenaran faktual itu masih belum digali. Ada banyak kepentingan untuk membungkamkannya. Namun waktu selalu menjawab atas kelicikan dan ambisi yang tak mengikuti alur alamiah kehidupan.
Demikianlah, setelah membaca buku ini, dibawa dari sisi lain menelusuri sejarah panjang seputar Gerakan 30 September 1965. Luka sejarah bangsa yang masih segar dikenang. Setelah satu-satu fakta tergali, makin kelihatan kemana arah sebuah kebenaran bisa dihidupkan dalam diri anak bangsa. Maka membelokkan fakta sejarah adalah tindakan paling bodoh dilakukan oleh anak manusia. Apa pun alasannya, ia akan mengikuti alur menabur angin menuai badai.

Saturday, December 20, 2008

RESENSI-SOAL REMAJA

Agar Cinta Tak Tersesat


COVER-SOAL-BICARAJudul : Bicara Soal Cinta Pacaran dan Seks
Penulis : Amy G Miron MS dan Carles D Miron PH.D
Penerbit: esensi
Cetak : Desember 2008


Peradaban melintas cepat. Dulu betapa tabu ada pengantin hamil. Kini sudah jadi biasa. Dan berita tentang gadis bunuh diri karena sang pacar tak bertanggung jawab. Kumpul Kebo. Jual bayi. Dan sebagainya.
Salah satu persoalan hal-hal di atas adalah minimnya pendidikan dari rumah. Budaya selalu menegahkan untuk membicarakan hal-hal dianggap tabu. Salah satunya adalah soal seks. Karenanya, remaja sering belajar di luar rumah. Lalu mempraktekkan seenaknya.