Showing posts with label FOTO. Show all posts
Showing posts with label FOTO. Show all posts

Friday, November 27, 2015

Catatan Anak Adam

Gagal Negoisasi dengan Tuhan


tibPada bingkai kosmologi, nalar memang tidak mampu sampai pada hukum tuhan yang paling puncak, bernama kepastian. Akal terus berjuang aktif hingga menyikapi satu persatu lautan ilmu pengetahuan tentang kehidupan paling hakiki, kebenaran paling hakiki, sertai bagaimana sunatullah telah ditetapkan di alam ini, yang biasa disebut hukum alam.


Akal sangat terbatas, membatasi sendiri dan dibatasi keadaan. Akal diberikan kepada ummat manusia hanya untuk  memikirkan alam, tidak Pencipta Alam, apalagi zat Pencipta Alam. Memikirkan alam Maha Pecipta saja, akal ternyata tidak mampu seutuhnya. Setiap hasil rekayasa nalar selalu ditemukan titik rumpang.


Begitulah catatan sehabis menikmati tontonan teater berjudul Anak Adam, produksi Teater Imam Bonjol (TIB) Padang, di Gedung Teater Tertutup, Taman Budaya Sumbar, Jumat (27/12), pukul 20.00 WIB.

Thursday, October 15, 2015

PEKAN APRESIASI TEATER #6

Teater Satu Lampung: Kisahkan Cara Rakyat Kecil Melawan Kekuasaan
Kamis, 15 Oktober 2015 10:40 wib


Padang Panjang, sumbarsatu.com—Hari ketiga, Rabu (14/10/2015), Pekan Apresiasi Teater (PAT) #6, yang digelar di Kampus ISI Padang Panjang, menampilkan 2 repertoar: “Wageupap” dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh karya Teuku Afifudin dengan sutradara Afrimer.

Pementasan digelar di Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam, dan “Orang-orang yang Setia” karya dan sutradara Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung di Teater Arena Mursal Esten.

Seperti hari-hari sebelumnya, gelaran alek teater dua tahunan ini, dua gedung yang digunakan untuk pertunjukan selalu dipadati penonton. Semangat penonton yang cukup tinggi ini sesungguhnya menjadi modal sosial untuk peningkatan kualitas iven ini ke depannya.

“Wageupap” dengan bentuk garapan berbasis tradisi rakyat Aceh, dibuka dengan kedai kopi yang kehadirannya sudah menjadi bagian kehidupan sosial masyarakat di daerah ini. lalu, seperti kebanyakan kedai-kedai di wilayah Nusantara, selalu dijadikan ruang publik untuk mengeluarkan unek-unek.

Sunday, August 2, 2015

LEBARAN 1436 Hijriah

4 Provinsi 17 Kabupaten


KAMI BEREMPATSumbar - Jambi - Sumsel - Bengkulu 1. Kota Padang 2. Kabupaten Solok 3. Kota Solok

Sunday, May 3, 2015

Moderator Calon Rektor

ModeratorSuksesi rektor kali ini diberi kesempatan menjadi moderator empat calon, tiga panelis dalam acara yang bertajuk, Diskusi Publik Bedah Visi Misi Calon Rektor. Calon rektor itu, Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag, Dr. Eka Putra Wirman, Dr. Yasrul Huda, MA, dan Prof. Dr. Armai Arif, MA. Sedangkan panelis, Prof. Dr. Z Mawardi Effendi, M.Pd, Prof. Dr. Werry Darta Taifur, MA, dan Edi Utama. Tampil sebagai moderator bersama Muhammad Taufik, M.Si.

Monday, January 5, 2015

Monday, October 6, 2014

Asas Usus ISIS

photo.php Sesekali tampil jugalah di www.suarakampus.com, tempat dimana semua tersemai dan dimulai. Biar tidak dikira kacang    lupa kulit. Begitulah....

Wednesday, July 9, 2014

Tinta di Jari Kelingking

Tinta di Jari Kelingking Alhamdulillah. Telah memilih, Rabu 9 Juli 2014. Semoga menjadi ibadah, memilih di bulan suci. Tinta di Jari Kelingking ini sangat besar artinya bagi demokrasi di negeri ini. Memang ada yang bangga untuk golput, saya tidak. Saya bangga ikut memilih, sekalipun pilihan itu tidak ada yang ideal. Salam.

Tuesday, March 4, 2014

Parpol Harus Pulihkan Kepercayaan Publik

Beri Pendidikan Politik,
Dongkrak Partisipasi ke TPS


Padang Ekspres • Senin, 03/03/2014 12:16 WIB


Solok, PKPU KAB SOLOKadek—Hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), DPRD Sumbar, DPR RI, atau DPD RI, bersumber dari sikap dan perbuatan para anggota dewan yang sudah terpilih itu sendiri. Ketika telah menjadi anggota dewan, banyak yang tidak ber­buat untuk masyarakat, tapi lebih mendahulukan kepenti­ngan pribadi dan partai.


Hal itu disampaikan Penga­mat Politik dari Unand Rozi Dateno Putri Hanida, saat men­ja­di pembicara saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Demokrasi KPU Ka­bu­paten Solok di Aula Royal Denai Hotel Bukittinggi, Jumat (28/2) lalu.

Sunday, March 2, 2014

LIVE SINDO TV

SINDO TV Terima kasih Kepala Biro MNC TV, Minang TV, Muhammad Fadhli, Sindo TV, seluruh kru yang bertugas, atas kesempatan diberikan, di sela-sela kesibukan rutin di kampus. Live dua stasiun televisi, RRI  Padang, Sushi FM, tampil dadakan, saya mohon maaf, ada banyak kekurangan. Saya akan terus belaajar. Terima kasih juga, fotonya, Burlian Saputra.

Mendapat kesempatan jadi Host Live Debat Kandidat Calon Walikota Padang dan Calon Wakil Wali Kota Padang 2014 -2019, Sabtu (1/3) Pukul 20.00, telah memberi pelajaran penting tentang durasi yang sempit dan persiapan kerja sama. "tujuh menit menjelang live. mari kita berdoa untuk kelancaran kerja kita," ujar Program Director (PD), Arie melalui earphone. Saya menunduk, berdoa. Sensasi terasa berbeda di bawah cahaya lampu. Begitulah, pengalaman baru. Lain team kerja, lain warnanya. Berbeda dengan pengalaman yang didapatkan dari Padang TV dan TVRI Sumbar. Dua studio yang telah memberi kesempatan selama ini.

Monday, February 3, 2014

Aturan Ketat Tapi Hipokrit

Azwarlis Jadi Ketua Alumni Fakultas Dakwah

AZWARLIS ZAKARIA - KETUA ALUMNIPADANG --- Sesungguhnya birokrasi dibangun untuk keteraturan tetapi sering terjebak hipokrit. Munafik. Pelayanan yang didengungkan ternyata hanyalah dongeng belaka.
"Itulah realitas yang kita hadapi. Hendaknya kampus mampu melahirkan sarjana yang mampu mendobrak persoalan keummatan dan kebangsaan seperti ini," ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sumbar, Drs. H. Apris Yaman, usai menjadi pembicara dalam Seminar dan Temu Alumni Fakultas Dakwah, di Pangeran Beach Hotel, Sabtu (7/12).
Terjebak dengan kemunafikan dalam birokrasi sudah membudaya. Mulai dari asal bapak senang, pekerjaan selesai hanya sebatas prosedur, substansi entah dimana dan seterusnya.
Diharapkan Apris, hendaknya kampus tempat prinsip akademis dijalankan. Prinsip ini sejalan dengan prinsip demokrasi. Yaitu, rasionalitas, Transparan atau kejujuran; terukur dan teruji.
"Sayangnya, kampus juga bagian dari birokrasi. Kadang-kadang terjebak dengan aturan ketat dan menutup akses dunia kreatif. Padahal, mahasiswa sukses biasanya adalah aktivis dan kreatif," papar Mantan Ketua Senat Fakultas Dakwah 1984 ini.

Wednesday, December 11, 2013

Rose Rida K Liamsi

”Rose” Menggetarkan Bukittinggi


Padang Ekspres • Rabu, 11/12/2013


4
Malam Puisi Rose: Rida K Liamsi membacakan puisi dari buku kumpulan puisi ”Rose” karyanya dalam ”Malam Puisi Rose”, di Hotel Rocky Bukittinggi, tadi malam (10/12).


Padek— Acara ramah-tamah sastra bertajuk  “Ma­lam Puisi Rose” bersama penyair In­donesia Rida K Liamsi di Hotel Rocky, Bukittinggi, Sumbar, Selasa (10/12), malam, berlangsung hangat.
Puluhan sastrawan, penyair, cer­p­enis, novelis, seniman dan bu­dayawan Sumbar, hadir dalam ra­mah-tamah yang dikemas seba­gai apresiasi terhadap ter­bitnya buku kumpulan puisi dwi bahasa karya Rida K Liamsi tersebut.
Mengawali ramah-tamah, Rida K Liamsi menyampaikan terima­kasih kepada para penyair dan sas­trawan Sumbar yang telah meng­apresiasi kehadiran Rose, buku kumpulan puisi keempatnya, sete­lah ODE-X, Tempuling, dan Perjalanan Kelekatu.

Sunday, September 8, 2013

Balai Bahasa Sebar Virus Sastra

Bengkel Sastra : Pelatihan Penulisan Cerpen


Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat sebar virus sastra di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Hal ini berlangsung dalam bengkel sastra pelatihan penulisan sastra di SMAN 1 Painan bagi SLTA se Kabupaten Pessel, Jum’at (06/09).


Ridho Permana --- Painan


BENGKEL SASTRAPelatihan yang berlangsung selama tiga hari (05-07/09)  ini bekerjasama dengan dinas pendidikan kabupaten. Dalam pelatihan ini menghadirkan pemateri sastrawan dan penulis papan atas seperti Papa Rusli, Darman Moenir, Gusti TF Sakai, Abdullah Khusairi.


Abdullah Khusairi sebagai pemateri pada hari kedua mengatakan, menulis sastra itu seperti berenang atau membawa sepeda. “Menulis sastra tidak perlu banyak teori tapi harus dicoba, seperti orang belajar berenang jika ingin bisa memang harus basah. Begitupun belajar sepeda memang harus jatuh dan didayung lagi, tiangnya harus diasah terus,” ujar pria asal Sarolangun ini.

Thursday, September 5, 2013

In Memoriam Hj. Elwis Nazar, Isteri Rektor IAIN Imam Bonjol Padang

Mantan Queen Itu Pergi Selamanya...


ELWIS NAZARKota Padang sedari pagi mendung. Hujan pun turun di tengah hari. Jerit sirene ambulance memasuki gerbang kampus IAIN Imam Bonjol Padang, Kampus Lubuk Lintah. Suasana duka makin terasa.

Abdullah Khusairi --- Padang 


Kabar tersebar sejak dini hari. Isteri tercinta, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang, Dra. Hj. Elwis Nazar berpulang ke rahmatulllah, pukul 02.30 WIB di RSUP M. Djamil Padang, Rabu (4/9). Ibu Elwis --- demikian ia akrab disapa --- telah pergi untuk selamanya. Ia memang telah berjuang melawan sakit yang di deritanya beberapa tahun terakhir.


"Kali ini, musibah datang kepada saya. Orang yang sehari-hari mendampingi hidup saya, telah meninggalkan saya. Ini sungguh berat. Ayah dan ibu saya juga sudah tiada," ungkap Prof. Dr. H. Makmur Syarif di hadapan keluarga besar Civitas Akademika, yang telah berkumpul beberapa jam sebelumnya.

Sunday, August 4, 2013

Soft Lounching President Institute Sumbar

President Institute Sebagai Kendaraan Perubahan di Sumatera Barat

PAPAN NAMA 3X1MPadang—Beragam isu sentral muncul di Sumbar, dan hal tersebut mesti disikapi. Salah satunya, persoalan murahnya harga hasil perkebunan masyarakat Sumbar dibandingkan dengan Provinsi Riau.

Persoalan tersebut dinilai sebagai dampak tidak adanya industri pengolahan di Sumbar. Belum lagi disebabkan tidak masuknya Sumbar dalam blueprint perekonomian Indonesia. Dampaknya akan terlihat pada pembangunan perkonomian Sumbar beberapa tahun berikutnya.

Hal ini dipaparkan Direktur Eksekutif President Institute Pusat Muhammad Rahmad, saat diskusi bersama tokoh masyarakat dan wartawan usai berbuka bersama, dalam acara soft lounching President Institute Sumbar, di Jln. Abdul Muis, Jati, Padang, Kamis (1/8) malam.

Wednesday, July 10, 2013

Menjalin Asmara Bersama Abel Tasman

Tanggapi Isu Siloam dengan Nalar yang Jernih



Saat ini, rencana pendirian rumah sakit Siloam yang mengundang pro dan kontra di tengah masyarakat Minang di Sumbar, terutama Padang, masih menjadi topik yang hangat dibicarakan. Berbagai isu muncul dalam pembicaraan tersebut, mulai dari kemungkinan adanya misi kristenisasi di balik pendirian rumah sakit tersebut, hingga sekadar persaingan antar pebisnis yang kemudian memunculkan berbagai isu provokatif.


Persoalan ini diangkatkan dalam diskusi menjalin aspirasi masyarakat (Asmara) bersama Abel Tasman dengan tema “Menafsir Misi Siloam di Balik Investasi”, di Sarangidea, Sarang Gagak, Lubuk Lintah, Padang, Sabtu (29/6) malam.

Wednesday, July 3, 2013

Sekali Seminggu, 1 Jurnalis jadi Korban

Buku Melawan Ancaman Kekerasan Dibedah


02072013114719157720Padang, Padek—Kekerasan pada jurnalis masih membayangi profesi jurnalis di Indonesia. Boleh dikatakan, sejak 17 tahun terakhir, setiap enam hari sekali ada satu jurnalis yang jadi korban kekerasan.

Kasus kekerasan tersebut terus meningkat, bahkan ketika setelah Undang-Undang Pers disahkan. Data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat, terdapat 967 kasus kekerasan pada jurnalis di Indonesia.

“Artinya, setiap tahun ada 57 jurnalis yang kena kekera­san. Dengan kata lain, setiap enam hari sekali atau seming­gu ada satu jurnalis yang jadi korban,” kata Ketua AJI Pa­dang Hendra Makmur dalam acara bedah buku dan launching buku “Melawan Ancaman Kekerasan” di Kampus Universitas Bung Hatta (UBH) Ulak­karang, kemarin (1/7).

Tuesday, July 2, 2013

Peluncuran SarangIdea Institute

Sarangidea Institute  Siap Tetaskan Karya


983823_10151384545347854_665020537_nPeluncuran Sarangidea Institute, Senin (27/5), dilanjutkan apresiasi dan diskusi antologi puisi dwi bahasa “Air Tulang Ibu” karya Zelfeni Wimra, dihadiri para akademisi, sastrawan dan budayawan Sumbar. Turut hadir dalam peluncuran tersebut, dua sastrawan Indonesia Darman Moenir dan Papa Rusli Marzuki Saria.

Darman Moenir menyampaikan apresiasinya atas peluncuran Sarangidea, komunitas yang terdiri dari pekerja seni, penulis, dan pendidik dalam bidang seni, bahasa, sastra, jurnalistik, dan media massa.


Saturday, June 1, 2013

Reformasi 1998

Tokoh Reformasi 98, Syahrul Ramadhan Tanjung 

Mahasiswa Bangkit dan Bergeraklah!

Jenderal Besar Reformasi
Syahrul Ramadhan Tanjung (SRT) sedang orasi di hadapan ribuan mahasiswa se-Sumbar menjelang runtuhnya Rezim Soeharto, Mei 1998. Dok. Tabloid Suara Kampus IAIN Imam Bonjol Padang | Nizam dan Khusairi

Hari ini, 15 tahun lalu, runtuhnya sebuah rezim yang telah berkuasa 32 tahun. Tapi reformasi belum usai. Masih banyak yang berserakan. Malahan kian jauh panggang dari api.


Romantika runtuhnya sebuah rezim tidak bisa dilupakan begitu saja. Walau sebuah cita-cita tidak bisa serta merta segera tuntas. Tuntutan reformasi masih banyak yang terbengkalai.

“Masih banyak yang terbengkalai. Otonomi Daerah memang terjadi, tetapi ada banyak masalah. Yang terasa berhasil, hanya kebebasan pers, hilangnya dwi fungsi ABRI,” ujar mantan aktivis reformasi, Syahrul Ramadhan Tanjung, Senin (20/5).

Tetapi reformasi di bidang hukum, ternyata belum bisa sampai. Malahan hukum kini, tajam ke bawah tumpul ke atas. Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN), makin marak. Raja-raja kecil tumbuh di daerah, seiring dengan otonomi daerah yang rancu. Keluar dari rel yang dicita-citakan.

Wednesday, May 8, 2013

Pilih Pemimpin Religius


*Raker MUI Padang Bahas Kriteria Pemimpin

[caption id="attachment_2718" align="alignleft" width="150"]MUZAKARAH: Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Hariadi Dahlan memberi sambutan mewakil Wako Padang, di hadapan para ulama dalam acara Muzakarah dan Raker MUI Kota Padang, di Asrama Haji Jl. Rasuna Said, Selasa (7/5). Muzakarah membicarakan tentang kepemimpinan Kota Padang. (Abdullah Khusairi)  MUZAKARAH: Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Hariadi Dahlan memberi sambutan mewakil Wako Padang, di hadapan para ulama dalam acara Muzakarah dan Raker MUI Kota Padang, di Asrama Haji Jl. Rasuna Said, Selasa (7/5). Muzakarah membicarakan tentang kepemimpinan Kota Padang. (Abdullah Khusairi)[/caption]

PADANG --- Pilih pemimpin yang mengusung nilai keagamaan dan menjaga moral. Punya kepedulian tinggi terhadap kaum papa. Ulama diminta untuk memberi pencerahan kepada ummat agar tidak salah pilih.

"Sederhana saja rumusannya, sedangkan kita pilih pemimpin yang baik, belum tentu kota ini baik. Apalagi kalau salah pilih. Pemimpin yang tidak memihak kepada nilai agama dan menjadi gawang moral rakyat," ungkap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag, ketika memberi muzakarah dalam Rapat Kerja MUI Kota Padang, Selasa (7/5).

Duski Samad juga menyatakan, rumusan kearifan dalam memilih dari calon-calon yang muncul ini bagi MUI, belum mampu menyebut nama. "Karena belum ditetapkan, walaupun sebenarnya, perang opini sudah dimulai," ujar Dekan Fakultas Tarbiyah ini.

Duski Samad panel bersama dalam Muzakarah, bersama Ketua DPC NU Kota Padang, H. Guswandi Lc. MA, Ketua DPD Muhammadiyah Kota Padang, H. Maigus Nasir, S.Pd, dan Ketua DPC Perti Kota Padang, Drs. Zulkarnaini Khamsa. Dihadiri para ulama se-Kota Padang dan Kepala Kemenag Kota Padang, Yetrizal Khatib dan Ketua MUI Sumbar, Prof. Dr. H. Syamsul Bahri Khatib.

Muzakarah mengambil tema, Kepemimpinan Formal dan Sikap Ulama dalam Pemilihannya. Pada saat itu, Maigus Nasir memaparkan kepemimpinan versi Muhammadiyah. Dimana, kaderisasi dari Ormas Muhammadiyah dilakukan agar tidak terjadi kekosongan calon pemimpin.

Saturday, May 4, 2013

Industri Parwisata Butuh Kerja Sama



Padang, Padek—Tujuan pariwisata yang paling penting adalah mensejahterakan masyarakat. Karena itu, masyarakat mesti diajak kerja sama dalam menumbuhkembangkan industri pariwisata. Bukan saja objek wisata yang dibenahi, tetapi kesiapan masyarakatnya mesti dibenahi. Kampanye sadar wisata sangat penting dilakukan.
Hal ini dikatakan Dirjen Pemasaran Budpar RI, Thamrin B Bachri didampingi Kabag Hukum Perencanaan dan Hukum Depbudpar, Raseno Arya SE, Kadinas Budpar Sumbar, Jammes Halyward, Ketua Asita  Sumbar Asnawi Bahar dan Ketua PHRI Sumbar Aim Zein, kepada pers, Jumat (25/8).