KETUA KNPI KOTA PAYAKUMBUH, WENDRA YUNALDI SH MH
“Saatnya Yang Muda Dipercaya”
Sejarah terus berulang. Pemuda selalu ada di dalam sejarah yang bergulir. Pun di negeri ini. Sejak 1928 sampai 2008, pemuda tetap ambil bagian dalam sejarah tersebut. Sudah 80 tahun gerakan kepemudaan terus bergulir.
Namun gerakan kepemudaan sering kali dilupakan di tengah jalan. Padahal negeri ini dibangun atas semangat anak muda untuk mempersatukan kepulauan di nusantara. Akankah kini pemuda akan dapat kesempatan untuk membangun negeri ini? Akankah hegemoni kaum tua
memegang tampuk kekuasaan tidak memberikan
kesempatan apa-apa untuk pemuda?
Abdullah Khusairi dari Posmetro Padang dalam sebuah kesempatan wawancara dengan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Payakumbuh, Wendra Yunaldi SH MH. Ia memaparkan pendapatnya seputar gerakan kepemudaan dalam kancah pergerakan negeri ini. Berikut petikannya:
Apa arti sumpah pemuda dalam perjalanan bangsa ini?
Bangsa ini sudah berumur 63 tahun, usia yang matang dengan pondasi sejarah yang kuat saat beberapa orang pemuda melakukan sumpah tepat tanggal 28 Oktober 1928. Sebuah gerakan yang sangat berani waktu itu. Saat ini bangsa Indonesia dibangun dengan semangat demokratisasi yang merujuk pada negara maju. Ada persoalan akar sejarah yang memang harus dihadapi. Dimana mental bangsa jajahan yang belum hilang karena terlalu lama dijajah. Mental tersebut adalah, ketika mendapat kekuasaan, anak negeri membuat hegemoni baru yang menjajah diri sendiri.