Tuesday, April 5, 2011

BLA BLA BLA

Menambah Wawasan


Koran merupakan suatu media yang memuat berbagai informasi. Dalam koran terdapat berbagai jenis pengetahuan dan wawasan. Pada hakikatnya membaca koran sama dengan membaca buku, membaca koran akan membuat pengetahuan dan wawasan menjadi bertambah.

Dalam berbagai koran terdapat berbagai jenis informasi. Mulai dari informasi terkini tentang suatu kejadian, informasi tentang pengetahuan, budaya, olahraga dan berbagai jenis lainnya. Koran tak semata memuat berita saja. Banyak hal yang didapat oleh seseorang dari kegiatan membaca koran.

Wednesday, March 23, 2011

Dr Muhammad Rahmad di Fakultas Adab

Agar Sukses, Mahasiswa Harus Aktif


PADANG --- Mahasiswa kurang respon terhadap perubahan. Padahal, semestinya mahasiswa menjadi agen perubahan (social change). Ladang kreativitas yang makin terbuka seharusnya mampu menjawab tantangan bagi para calon sarjana. Tidak melulu menunggu sarjana.

"Ini menyangkut kemauan keras. Reformasi pemikiran sedari awal menjadi semangat kuat untuk maju. Tidak menerima keadaan apa adanya. Bergeraklah untuk merobah diri," ungkap Dr. Muhammad Rahmad, di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Adab dalam Studium General dengan Tema Membangun Masa Depan Mahasiswa IAIN dengan Berkarya di Berbagai Bidang, di aula Fakultas Adab, Kampus Lubuk Lintah, Rabu (23/3).

Monday, March 21, 2011

Bla Bla

Tangkap Makna di Balik Cerita


Masalah film itu dari mana, buatan siapa, produk siapa itu tidak terlalu penting. Menikmati film tidak hanya menikmati cerita yang disuguhkan dalam pikiran kita. Tapi menikmati film yang paling penting adalah bagaimana melihat cerita yang ada di balik film itu, realita yang ditampilkan dari film itu.

Film yang bagus adalah film yang dibuat dari hati. Masing-masing film punya kearifan masing-masing. Masing-masing film, mempunyai unsur-unsur tertentu. Misalnya penokohan, setting, alur, ending, antagonis, protogonis dan sebagainya. Unsur-unsur ini juga menentukan kearifan dari film, enak atau tidak film itu ditonton.

Thursday, March 17, 2011

Dr. Riri Fitria, M.Ag, Menggugat Prof.Dr.H.Quraish Shihab

Ungkap Posisi Hadits Batas Aurat Muslimah

Batas aurat muslimah ketika sudah mengalami haid dalam pandangan para ulama bisa berbeda-beda, sesuai dengan landasan dan alasan masing-masing. Paling tidak, terdapat tiga pandangan para ulama soal aurat muslimah. Semuanya dipakai di berbagai belahan dunia.



Abdullah Khusairi ---- Padang



Pertama, ulama yang menyatakan seluruh tubuh muslimah itu aurat yang harus ditutupi, termasuk menutup wajah (dengan menampakkan mata) yang biasa disebut cadar. Kedua, ulama yang berpendapat bahwa aurat muslimah adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Ketiga, ulama yang berpendapat bahwa batas aurat muslimah diserahkan kepada budaya dan tradisi daerah masing-masing.

Monday, March 14, 2011

Rumah Kita belum Aman Gempa

Abdullah Khusairi, MA

Kolomnis

Kampanye rumah aman gempa kalah meriah dengan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Papan reklame kampanye rumah aman gempa terpasang tidak sebanyak papan reklame para kontestan yang ikut dalam perhelatan pesta demokrasi. Dan yang lebih menyedihkan, tak ada kandidat yang berani mengedepankan wacana penanggulangan bencana dalam memenangkan hati rakyat. Sepertinya wacana kebencanaan tidak begitu penting dibandingkan dengan jargon-jargon yang "melangit" menjauhkan realitas di tengah-tengah masyarakat saat ini, khususnya di daerah korban bencana gempa.

Padahal, bila dibaca UU No. 24 2007 Tentang Penanggulangan Bencana, manajemen kebencanaan sangat penting, baik sebelum, sedang maupun sesudah terjadinya bencana. Sebab bencana selalu datang, baik secara langsung karena manusia, maupun tidak langsung.

UU Tentang Penanggulangan Bencana selain mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga memberikan kewenangan agar pemerintah daerah membentuk Badan Daerah Penanggulangan Bencana (BPBD). Selain itu, pemerintah juga menyiapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dan PP No. 22 Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Friday, February 25, 2011

ILUNI IAIN IMAM BONJOL PADANG

Iluni IAIN Akan Gelar Reuni Akbar April Ini




PADANG --- Ikatan Alumni (Iluni) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang akan melaksanakan Reuni Akbar, 22-24 April 2011. Acara akan dikemas dalam tiga bidang, akademik, entertainment, rapat pengurus dan sosial.

“Ini hasil rapat terbatas pengurus yang akan diteruskan oleh segenap panitia. Reuni ini memiliki target, membangun rasa kekeluargaan bagi alumni. Mempersatukannya dalam wadah yang diharapkan memiliki manfaat untuk dinamika kehidupan. Goalnya, tentu saja, maju dan sukses alumni di segala bidang akan membawa kesuksesan almamater,” ungkap Ketua Pengurus Pusat (PP) Iluni IAIN Imam Bonjol Padang, Drs.H. Irdinansyah Tarmizi, usai rapat pengurus, Jumat (24/2).

Reuni Akbar direncanakan akan menggelar Seminar Nasional Strategi Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Harmonis dan Agamis. Sedang dilakukan konfirmasi dengan keynote speaker dan beberapa pembicara yang sudah pakar dalam bidangnya.

Dr. Hj.Ulfatmi, M.Ag

Dr. Hj. Ulfatmi, M.Ag 

Proses Keluarga Sakinah Mesti Berlandaskan Ilahiyah



PADANG --- Proses pembentukan Keluarga Sakinah (KS) tidak bisa berlandaskan materi semata. Butuh landasan yang kuat, berupa landasan ilahiyah. Faktor agama dan akhlak, sangat menentukan proses pembentukan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Niat yang luhur membangun bahtera rumah tangga.


Demikian satu dari beberapa hasil penelitian Disertasi Dr.Hj. Ulfatmi, M.Ag, yang bertajuk Keluarga Sakinah dalam Perspektif Pendidikan Islam (Studi Terhadap Pasangan yang Berhasil Mempertahankan Keutuhan Perkawinan di Kota Padang). Disertasi ini dipaparkan dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang, Kamis (24/2).

“Fakta yang mengemuka dewasa ini, ternyata makin hari semakin bertambah jumlah keluarga yang tidak merasakan kebahagiaan perkawinan, sehingga ada yang tidak berhasil mempertahankan keutuhan perkawinannya. Tetapi, di tengah gugat cerai perkawinan yang terjadi, ternyata ada pasangan yang berhasil mewujudkan keluarga sakinah,” ujar Ulfatmi di hadapan Tim Penguji, Prof.Dr.H. Sirajuddin Zar, MA (Ketua), Prof.Dr.H.Makmur Syarif, SH, M.Ag, Prof.Dr.H.Syafruddin Nurdin, M.Pd, Prof.Dr.H.Ramayulis, M.Pd, Prof.Dr.Firman, M.Pd, (anggota).

Wednesday, February 16, 2011

Suara Kampus Online

Awal berdirinya, Suara Kampus lahir 1977, menggunakan sistem manual. Untuk mewadahi civitas akademika IAIN Imam Bonjol dalam menuangkan intelektualitasnya dalam bentuk tulisan. Lahir dengan tema Mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah.


Hal ini disampaikan Aktivis Pers Mahasisa Suara Kampus periode pertama, Emma Yohanna saat launching portal berita suarakampus.com, Rabu (23/06/2010) di Gedung Serbaguna IAIN Imam Bonjol Padang.

“Saya teringat masa lalu ketika kami menerbitkan Suara Kampus dengan sistem manual. Namun kini, perjuangan dan usaha keras kami dilanjutkan adik-adik ini dengan menerbitkan suara kampus versi online. Saya bangga, karena ada generasi penerus dengan semangat juang yang tinggi. Selamat!” ujarnya bernostalgia.

Anggota DPD RI ini berharap, dengan adanya media baru yang memiliki jangkauan yang luas, portal berita suarakampus.com ini, bisa menjadi control dan sarana berkreatifitas bagi civitas akademika.

Tuesday, February 1, 2011

Senjata dari Rakyat Jangan Tembak ke Rakyat

SAROLANGUN ---- Peristiwa berdarah penembakan oleh aparat terhadap warga masyarakat tidak boleh lagi terjadi. Cukup satu kali ini saja. Pelajaran bagi kita, bahwa tidak ada urusan yang bisa selesai dengan emosional. Semua urusan bisa selesai dengan baik di meja perundingan.
“Kita menyelesali peristiwa ini. Kini, kita serahkan kepada aparat hukum untuk membuktikan. Siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini. Yang paling penting, jangan sampai terjadi lagi,” ungkap Calon Bupati Kabupaten Sarolangun, Drs. As’ad Isma, M,Ag ketika diminta komentarnya, seputar penembakan oleh aparat terhadap petani di Mandiangin beberapa waktu lalu.
As’ad menyatakan, peristiwa ini merupakan puncak konflik dari investor dengan rakyat. Ini membuktikan, lemahnya posisi masyarakat dalam perjanjian dan kesewenang-wenangan terjadi. Pada posisi ini, boleh jadi investor lalai dalam melihat persoalan.
“Kuncinya, komunikasi dari kedua belah pihak harus tetap dilanjutkan. Bukan hanya pada masa perundingan penanaman sawit saja. Hari-hari selanjutnya, adalah komunikasi intens atas itikad baik untuk kesejahteraan dan kebersamaan. Bukan hanya mengeruk untung sepihak semata,” tegas As’ad.

Monday, January 31, 2011

M. Fadlan Arafiqi Bin M. Zaki Jafar

Talenta Politiknya Dididik Alam



Ia memulainya dari jalanan. Ternyata benar, pergaulan, tekad, talenta, menyatu mengalahkan segalanya. Dan kini, ia duduk di DPRD Kabupaten Sarolangun.

Abdullah Khusairi - Sarolangun

Lahir di Sarolangun, 23 Maret 1975. Kini jadi tokoh muda yang melesat. Itulah M Fadlan Arafiqi, Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun Periode 2009-2014. Pendidikan dihabiskan di Sarolangun hingga Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA). Setelah itu, ia melanglang buana. Jambi. Padang. Pekanbaru. Batam. Tanjung Pinang. Daerah terakhir ia mendapatkan isteri yang kini memberikannya dua putri.

Sosok muda yang memiliki pergaulan luas di Kabupaten Sarolangun ini, kini menjabat Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor. Sebuah sayap organisasi dari Nahdatul Ulama (NU). Lewat itu pula ia masuk ke lingkaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kini telah pula menyelesaikan gelar sarjana, yang kabarnya segera melanjutkan ke jenjang magister.

Friday, January 28, 2011

Kritik adalah Vitamin

Muhammad Rahmad: Kesadaran Politik Masyarakat Sudah Baik!

PADANG --- Kritik yang baik adalah vitamin bagi kebaikan hidup. Bila kritik itu tak memiliki vitamin, apalagi ada virus fitnah maka tak perlu diambil. Virus harus dibuang. Oleh karenanya, di alam demokrasi ini, siapa saja boleh mengkritik, asalkan dengan cara yang elegan.

“Siapapun orangnya, jika diberi kritikan setajam apa pun, ia akan siap jika kritik tersebut memiliki kualitas dan beserta dengan solusi-solusi yang cerdas,” ungkap Deputi Direktur Eksekutif Sumber Daya Manusia (SDM) DPP Partai Demokrat, Muhammad Rahmad ketika berbincang dengan beberapa wartawan di Padang, Jumat (28/1).

Putra Kabupaten 50 Kota ini pulang kampung dalam rangka konsolidasi Partai Demokrat menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Barat yang akan digelar beberapa waktu lagi.

“Jadi, tak ada alasan untuk menolak setiap kritikan, jika kita ingin maju. Lebih baik digunakan kritik itu sebagai bahan untuk memperbaiki diri dan kinerja,” jelas mantan diplomat di KBRI Singapura ini.

Sunday, January 16, 2011

Sejenak Bersama Cerpenis Damhuri Muhammad

Berjuang Sampai Berdarah-darah dan Bernanah-Nanah

Proses kreatif dalam dunia kepengarangan sangat ditentukan militansi seseorang dalam berjuang untuk eksis. Banyak orang yang tumbang, kalah karena cepat menyerah. Padahal, proses kreatif seni, baik sastra maupun seni lainnya, membutuhkan energi yang berlipat ganda.
“Saya merasakan bagaimana berjuang dalam proses kreatif, hingga berdarah-darah dan bernanah-nanah,” ungkap Penulis dan Editor, Damhuri Muhammad ketika berbincang-bincang dengan mahasiswa dan para penulis di Aula Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang, Sabtu (8/1).
Damhuri memaparkan proses kreatif yang dilalui dengan jalan berliku. Lain orang lain pula jalan yang ditempuh. Tergantung daya juang seseorang untuk melawan kekalahan.
“Saya merasakan, sebelas tahun lebih baru dapat sedikit kebebasan dan diberi ruang karena ada pengakuan sebagai penulis. Dan itu masih terasa relatif pula. Yang diperlukan adalah tetap eksis dan memiliki militansi untuk berjuang di ranah proses kreatif sastra,” ungkap Alumi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab 1993-1997 ini.
Menurutnya, sukses seorang penulis di negeri ini memang kadang-kadang dibawa pula oleh peruntungan. Tetapi yang paling penting adalah, menulis menjadi prinsip dan perjuangan.

Saturday, November 27, 2010

141 Ribu Rumah Segera Dibantu

Yose Singgalang

PADANG - SINGGALANG Pada penghujung 2010 ini sebanyak 141.000 rumah ketegori rusak berat dan sedang harus sudah mendapat bantuan rehab rekon. Sebelumnya sudah selesai 7.634 unit. Pada 2011, sebanyak 33.361 unit mendapat bantuan serupa.
Bantuan rehab rekon pascagempa untuk rumah rusak berat Rp15 juta dan rusak sedang Rp10 juta. Pengelolaan dan penyaluran dana ini dilakukan pemerintah lewat kelompok masyarakat (pokmas).
Pada 2010, penyaluran dana dibagi atas tiga tahap. Tahap I untuk 7.634 unit rumah. Tahap IIa 22 ribu dan IIb 120 ribu unit. Rumah tersebut tersebar di berbagai kabupaten kota, terbanyak di Padang Pariaman.
Kepala Dinas Prasjal dan Tarkim Sumbar Dody Ruswandi dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Rehab dan Rekonstruksi I, Fachruddin kepada Singgalang, Kamis (14/10) menyatakan kerusakan rumah memang terbanyak terdapat di Padang Pariaman, yaitu 74.222 unit. Rinciannya berat 57.931 unit dan rusak sedang 16.291 unit. Di posisi kedua Kota Padang dengan 69.413 unit, dengan rincian 33.597 unit rusak berat dan 35.816 rusak sedang.