Monday, February 3, 2014

Aturan Ketat Tapi Hipokrit

Azwarlis Jadi Ketua Alumni Fakultas Dakwah

AZWARLIS ZAKARIA - KETUA ALUMNIPADANG --- Sesungguhnya birokrasi dibangun untuk keteraturan tetapi sering terjebak hipokrit. Munafik. Pelayanan yang didengungkan ternyata hanyalah dongeng belaka.
"Itulah realitas yang kita hadapi. Hendaknya kampus mampu melahirkan sarjana yang mampu mendobrak persoalan keummatan dan kebangsaan seperti ini," ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sumbar, Drs. H. Apris Yaman, usai menjadi pembicara dalam Seminar dan Temu Alumni Fakultas Dakwah, di Pangeran Beach Hotel, Sabtu (7/12).
Terjebak dengan kemunafikan dalam birokrasi sudah membudaya. Mulai dari asal bapak senang, pekerjaan selesai hanya sebatas prosedur, substansi entah dimana dan seterusnya.
Diharapkan Apris, hendaknya kampus tempat prinsip akademis dijalankan. Prinsip ini sejalan dengan prinsip demokrasi. Yaitu, rasionalitas, Transparan atau kejujuran; terukur dan teruji.
"Sayangnya, kampus juga bagian dari birokrasi. Kadang-kadang terjebak dengan aturan ketat dan menutup akses dunia kreatif. Padahal, mahasiswa sukses biasanya adalah aktivis dan kreatif," papar Mantan Ketua Senat Fakultas Dakwah 1984 ini.

Thursday, January 16, 2014

Anas Urbaningrum Ditahan, PPI Jalan Terus

TEMPO.CO, Padang - Pengurus Daerah Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Sumatera Barat, Rabu, 15 Januari 2014, dilantik Wakil Ketua Pimpinan Nasional PPI, Ma'mun Murod, yang mewakili Ketua Umum PPI, Anas Urbaningrum, yang saat ini mendekam di dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara pelantikan berlangsung di gedung RRI Padang.

Ketua Pimpinan Daerah PPI Sumatera Barat, Marzul Veri, mengatakan seharusnya pelantikan digelar pada 22 Desember 2013, yang bertepatan dengan Hari Bela Negara. Namun, karena ada isu Anas akan ditahan KPK, pelantikan diundur hingga hari ini.

Friday, December 27, 2013

PRO SUMBAR

Tradisi Menulis Berganti Pidato, Memandulkan Pemikiran


Peluncuran Buku “Sejarah Perkembangan Pers Minangkabau (1859-1945)”


Tradisi berpidato memandulkan pemikiran. Padahal, bahasa tulis dan pers menjadi peranti komunikasi dari masa ke masa. Layaknya kanvas yang menampilkan mozaik situasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang membungkus keseharian orang di zamannya.

Sejarah mencatat, per­golakan pemikiran yang ber­gumul di periode awal pe­nerbitan surat ka­bar di Mi­nangkabau, turut me­nyum­­bangkan kemer­deka­an bagi Republik Indonesia. Demikian ter­ungkap da­lam Book Laun­ching and Talkshow ber­tema “Se­­jarah Perkem­bangan Pers Minang­kabau 1859-1945” karya Yu­li­an­dre Dar­wis di Fakultas Kedokteran Unand, Li­mau­manis, Padang, ke­marin (23/12).

Wednesday, December 11, 2013

Rose Rida K Liamsi

”Rose” Menggetarkan Bukittinggi


Padang Ekspres • Rabu, 11/12/2013


4
Malam Puisi Rose: Rida K Liamsi membacakan puisi dari buku kumpulan puisi ”Rose” karyanya dalam ”Malam Puisi Rose”, di Hotel Rocky Bukittinggi, tadi malam (10/12).


Padek— Acara ramah-tamah sastra bertajuk  “Ma­lam Puisi Rose” bersama penyair In­donesia Rida K Liamsi di Hotel Rocky, Bukittinggi, Sumbar, Selasa (10/12), malam, berlangsung hangat.
Puluhan sastrawan, penyair, cer­p­enis, novelis, seniman dan bu­dayawan Sumbar, hadir dalam ra­mah-tamah yang dikemas seba­gai apresiasi terhadap ter­bitnya buku kumpulan puisi dwi bahasa karya Rida K Liamsi tersebut.
Mengawali ramah-tamah, Rida K Liamsi menyampaikan terima­kasih kepada para penyair dan sas­trawan Sumbar yang telah meng­apresiasi kehadiran Rose, buku kumpulan puisi keempatnya, sete­lah ODE-X, Tempuling, dan Perjalanan Kelekatu.

Saturday, November 23, 2013

Berita › Salingka Kampus

Fokus Mata ke Kamera


HUT LPM Suara Kampus ke-35


| Rabu, 20/11/2013 23:23 WIB | Rosi Elvionita (Mg)


Suarakampus.com- Presenter haram mengelakan matanya dari kamera. Hal ini disampaikan Abdullah Khusairi, presenter TVRI Sumatera Barat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus ke-35, di Aula Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunukasi IAIN IB Padang, Rabu (20/11).


Abdullah Khusairi mengatakan, percaya diri dan keahlian bermain dengan lensa itu adalah dasar untuk menjadi presenter. “Percaya diri yang lahir dari diri presenter itu akan membangun kesan wahh oleh pemirsa,” ujar Khusairi.


Thursday, October 3, 2013

Kupu-kupu Fort de Kock

Suara Kampus Bahas Novel Karya Maya Lestari Gf


Salingka Kampus | Selasa, 01/10/2013 21:54 WIB | Esti Wandani (Mg)
SuaraKampus.com- Karya penulis Nasional, Maya Lestari Gf yang menceritakan perpaduan antara petualangan dunia persilatan dan kemelut percintaan dibahas dalam Launching Novel yang diadakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus. Di Aula Fakultas Dakwah, Selasa (01/10).


Maya Lestari GF, pengarang novel tersebut mengatakan ide cerita tersebut muncul secara tidak sengaja. “Awalnya, saya berkeinginan untuk menulis kisah romance dengan cerita yang berbeda, akhirnya, 2008 muncul ide untuk menggabungkan perpaduan antara dunia percintaan danpersilatan,” ujar Maya.

Sunday, September 8, 2013

Balai Bahasa Sebar Virus Sastra

Bengkel Sastra : Pelatihan Penulisan Cerpen


Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat sebar virus sastra di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Hal ini berlangsung dalam bengkel sastra pelatihan penulisan sastra di SMAN 1 Painan bagi SLTA se Kabupaten Pessel, Jum’at (06/09).


Ridho Permana --- Painan


BENGKEL SASTRAPelatihan yang berlangsung selama tiga hari (05-07/09)  ini bekerjasama dengan dinas pendidikan kabupaten. Dalam pelatihan ini menghadirkan pemateri sastrawan dan penulis papan atas seperti Papa Rusli, Darman Moenir, Gusti TF Sakai, Abdullah Khusairi.


Abdullah Khusairi sebagai pemateri pada hari kedua mengatakan, menulis sastra itu seperti berenang atau membawa sepeda. “Menulis sastra tidak perlu banyak teori tapi harus dicoba, seperti orang belajar berenang jika ingin bisa memang harus basah. Begitupun belajar sepeda memang harus jatuh dan didayung lagi, tiangnya harus diasah terus,” ujar pria asal Sarolangun ini.

Thursday, September 5, 2013

In Memoriam Hj. Elwis Nazar, Isteri Rektor IAIN Imam Bonjol Padang

Mantan Queen Itu Pergi Selamanya...


ELWIS NAZARKota Padang sedari pagi mendung. Hujan pun turun di tengah hari. Jerit sirene ambulance memasuki gerbang kampus IAIN Imam Bonjol Padang, Kampus Lubuk Lintah. Suasana duka makin terasa.

Abdullah Khusairi --- Padang 


Kabar tersebar sejak dini hari. Isteri tercinta, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang, Dra. Hj. Elwis Nazar berpulang ke rahmatulllah, pukul 02.30 WIB di RSUP M. Djamil Padang, Rabu (4/9). Ibu Elwis --- demikian ia akrab disapa --- telah pergi untuk selamanya. Ia memang telah berjuang melawan sakit yang di deritanya beberapa tahun terakhir.


"Kali ini, musibah datang kepada saya. Orang yang sehari-hari mendampingi hidup saya, telah meninggalkan saya. Ini sungguh berat. Ayah dan ibu saya juga sudah tiada," ungkap Prof. Dr. H. Makmur Syarif di hadapan keluarga besar Civitas Akademika, yang telah berkumpul beberapa jam sebelumnya.

Sunday, August 4, 2013

Soft Lounching President Institute Sumbar

President Institute Sebagai Kendaraan Perubahan di Sumatera Barat

PAPAN NAMA 3X1MPadang—Beragam isu sentral muncul di Sumbar, dan hal tersebut mesti disikapi. Salah satunya, persoalan murahnya harga hasil perkebunan masyarakat Sumbar dibandingkan dengan Provinsi Riau.

Persoalan tersebut dinilai sebagai dampak tidak adanya industri pengolahan di Sumbar. Belum lagi disebabkan tidak masuknya Sumbar dalam blueprint perekonomian Indonesia. Dampaknya akan terlihat pada pembangunan perkonomian Sumbar beberapa tahun berikutnya.

Hal ini dipaparkan Direktur Eksekutif President Institute Pusat Muhammad Rahmad, saat diskusi bersama tokoh masyarakat dan wartawan usai berbuka bersama, dalam acara soft lounching President Institute Sumbar, di Jln. Abdul Muis, Jati, Padang, Kamis (1/8) malam.

Thursday, August 1, 2013

Empat Faktor Penyebab Adanya 5 Perbedaan 1 Ramadhan di Sumbar


RANAHBERITA--Di Sumatera Barat (Sumbar), egaliterisme tak hanya hidup di ruang-ruang yang sifatnya interaktif dan komunikatif, tapi juga mengalir di ruang spritualitas. Indikator ini terlihat takkala memasuki bulan suci Ramadhan, dimana berbagai macam aliran dalam Islam diberi ruang untuk menentukan awal penanggalan Ramadhan.

Ramadhan 1434 Hijriah ini, ada 5 penanggalan awal puasa yang ditetapkan oleh berbagai organisasi Islam, tarekat tertentu, dan juga otoritas pemerintah. Tarekat Naqsyabandiyyah mencuri perhatian terlebih dahulu karena mencuri star puasa kali ini. Tarekat yang berbasis di daerah Pauh dan Lubuk Kilangan, Padang ini, mengawali puasa pada 7 Juli 2013, tiga hari lebih cepat dari ketetapan pemerintah.

Wednesday, July 10, 2013

Menjalin Asmara Bersama Abel Tasman

Tanggapi Isu Siloam dengan Nalar yang Jernih



Saat ini, rencana pendirian rumah sakit Siloam yang mengundang pro dan kontra di tengah masyarakat Minang di Sumbar, terutama Padang, masih menjadi topik yang hangat dibicarakan. Berbagai isu muncul dalam pembicaraan tersebut, mulai dari kemungkinan adanya misi kristenisasi di balik pendirian rumah sakit tersebut, hingga sekadar persaingan antar pebisnis yang kemudian memunculkan berbagai isu provokatif.


Persoalan ini diangkatkan dalam diskusi menjalin aspirasi masyarakat (Asmara) bersama Abel Tasman dengan tema “Menafsir Misi Siloam di Balik Investasi”, di Sarangidea, Sarang Gagak, Lubuk Lintah, Padang, Sabtu (29/6) malam.

Wednesday, July 3, 2013

Sekali Seminggu, 1 Jurnalis jadi Korban

Buku Melawan Ancaman Kekerasan Dibedah


02072013114719157720Padang, Padek—Kekerasan pada jurnalis masih membayangi profesi jurnalis di Indonesia. Boleh dikatakan, sejak 17 tahun terakhir, setiap enam hari sekali ada satu jurnalis yang jadi korban kekerasan.

Kasus kekerasan tersebut terus meningkat, bahkan ketika setelah Undang-Undang Pers disahkan. Data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat, terdapat 967 kasus kekerasan pada jurnalis di Indonesia.

“Artinya, setiap tahun ada 57 jurnalis yang kena kekera­san. Dengan kata lain, setiap enam hari sekali atau seming­gu ada satu jurnalis yang jadi korban,” kata Ketua AJI Pa­dang Hendra Makmur dalam acara bedah buku dan launching buku “Melawan Ancaman Kekerasan” di Kampus Universitas Bung Hatta (UBH) Ulak­karang, kemarin (1/7).

Tuesday, July 2, 2013

Peluncuran SarangIdea Institute

Sarangidea Institute  Siap Tetaskan Karya


983823_10151384545347854_665020537_nPeluncuran Sarangidea Institute, Senin (27/5), dilanjutkan apresiasi dan diskusi antologi puisi dwi bahasa “Air Tulang Ibu” karya Zelfeni Wimra, dihadiri para akademisi, sastrawan dan budayawan Sumbar. Turut hadir dalam peluncuran tersebut, dua sastrawan Indonesia Darman Moenir dan Papa Rusli Marzuki Saria.

Darman Moenir menyampaikan apresiasinya atas peluncuran Sarangidea, komunitas yang terdiri dari pekerja seni, penulis, dan pendidik dalam bidang seni, bahasa, sastra, jurnalistik, dan media massa.