Tuesday, January 3, 2012

AJI Padang Sorot Kekerasan Terhadap Pekerja Pers

AJI Padang sehari jelang pergantian tahun berdiskusi yang mengangkat tema "Mendorong Profesionalisme, Melawan Ancaman Kekerasan dan Jerat Hukum" di laga-laga Taman Budaya Sumbar, Jumat (30/12). Acara ini juga diisi dengan pembacaan puisi.

Kegiatan AJI yang mengundang banyak wartawan ini, termasuk wartawan senior Rusli Marzuki Saria, budayawan Muhammad Ibrahim Ilyas, mantan wartawan sekarang menjadi staf pengajar di Unand Israr Iskandar dan Abdullah Khusairi dari IAIN Imam Bonjol.

Monday, December 12, 2011

Adu Karya Fotografer Kampus

TERJUN BEBAS

Di sebuah lahan sawah yang luas, sekum­pulan itik tam­pak tengah asyik men­cari makan. Tiba-tiba da­tang seorang anak laki-laki berlari mengejar kawanan itik itu. Seketika yang dikejar lari berhamburan. Seorang perem­puan yang berdiri tak jauh dari situ segera mengangkat kame­ranya, dan…klik! Momen itu menjadi abadi.


Gemes Itik, begitulah mo­men itu diberi nama. Diam­bil Adek Dedees saat ia melihat kepona­kannya bermain di lahan sawah. Menurut cerita Adek, momen itu lahir tak sengaja.


“Dia (maksudnya ke­pona­kan Adek) gemes me­lihat itik yang sekitar dua tahun tak pernah dijumpai di kota. Saya me­nangkap hal itu dan ketika bermain saya mengabadikan,” cerita Adek.


“Foto Gemes Itik” itu sendiri dipuji oleh Abdullah Khusairi, mantan Wapimred Padang Ekspres yang kini menjadi dosen mata kuliah fotografi di Jurusan Jurnalistik IAIN Imam Bonjol. Menurut­nya foto itu sangat impresif. “Ada kesan sedang ber­gerak, ada kesan hubungan antara si anak dengan itik. Ada gerakan yang tertangkap di sana,” ujarnya. Lelaki yang juga cerpenis ini menyebutkan, foto “Gemes Itik” itu mampu membawa kembali kenangan orang terhadap suasana desa yang menyenangkan.

Saturday, December 3, 2011

Islam Sebagai Dasar Pendidikan Karakter

IAIN Imam Bonjol Padang Dies Natalis ke-45


PADANG --- Sejak dulu pendidikan karakter telah menjadi bagian dari khazanah pemikiran bagi intelektual muslim. Karena pendidikan bagi agama Islam adalah usaha untuk membumikan ajaran. Sehingga terciptanya karakter umat manusia yang insanul kamil.


Demikian benang merah dari Seminar Pendidikan Karakter dengan tema, Menakar Potensi Perguruan Tinggi sebagai basis Pendidikan Karakter, yang ditaja IAIN Imam Bonjol Padang, Jumat (2/12).


"Islam sebagai sebuah ajaran, mengajak manusia membentuk ummat yang ideal (ummatan wasathan), ummat yang baik (khaira ummah)," ungkap Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Prof.Dr.Abuddin Natta.

Thursday, December 1, 2011

Seminar Internasional Dakwah Serumpun

Dakwah Sudah Jadi Entertainment


Abdullah Khusairi --- Padang


PADANG --- Kegiatan Dakwah sudah menjadi kegiatan entertainment. Masuk ke ranah industri media. Sudah ada gejala, kegiatan dakwah sekedar memenuhi kebutuhan hiburan semata, bukan lagi merujuk peran dakwah; mengajak untuk kebaikan dan menegah keburukan.


Inilah yang berkembang dalam Seminar Internasional Dakwah Serumpun yang digelar Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang, di Pangeran Beach Hotel, Sabtu (26/11).


"Di tengah arus informasi yang kian hebat ini. Kita melihat kecenderungan kegiatan dakwah tak lagi memperlihatkan taji. Ketika dakwah sudah tak lagi sakral, sekedar hiburan, harapan terjadinya perubahan atas dasar dakwah sulit terjadi,” ungkap Direktur Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA ketika menjadi keynote speaker dalam seminar yang dihadiri dari empat negara tersebut.

Sunday, November 13, 2011

Sumbar Tak Punya Rencana Induk Kebudayaan

PADANG- Sumatera Barat (Sumbar) harus memiliki Rencana Induk Kebudayaaan Daerah (RIKD). Hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya memetakan potensi kebudayaan yang ada di Sumbar.


"Kebudayaan di Sumbar harus dipetakan dalam RIKD. Sehingga arah kebudayaan di Sumbar bisa terlihat dengan jelas," ungkap Budayawan, Abel Tasman, dalam Diskusi bertajuk "Menyigi arah perjuangan hidup orang minang masa kini," di Sekretariat Magistra, Parak Jigarang, Kota Padang, Sabtu (17/09) malam.


Belum adanya RIKD itu, terlihat dengan kurangnya kesadaran berbudaya oleh masyarakat Sumbar yang berfalsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Thursday, November 3, 2011

Hendra Makmur Kembali Pimpin AJI Padang

Arjuna Nusantara --- Suara Kampus

Suarakampus.com — Hendra Makmur kembali memimpin Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang periode 2011-2014. Wartawan Media Indonesia itu meraih suara terbanyak bersama pasangannya Rus Akbar (Okezone.com­­­­).

Konferensi Kota (Konferta) III AJI Padang yang digelar, Sabtu (29/10), di Gedung Abdullah Kamil berlangsung alot. Lebih-lebih ketika akan dibuka sesi pemilihan ketua. Sebagai acara inti, usulan bakal calon ketua dan sekretaris, bermunculan beberapa nama.

Wednesday, October 12, 2011

Sumbar Memerlukan Lobi dan Dana

Diskusi Dua Tahun pascaGempa

Sebuah diskusi terbatas mengenang dua tahun gempa 2009, Redaksi Singgalang mengadakan diskusi terbatas Selasa (27/9). Tampil sebagai narasumber Ketua DPRD Sumbar, Yulteknil, Wawako Padang Mahyeldi Ansharullah, Ka Pusdalops BPBD Sumbar, Ade Edward dan PJOK RR Sumbar, Zulfiatno. Tampil sebagai penanggap pamong senior Rusdi Lubis, Taufik dari LBH, wartawan Darlis Syofyan, Sawir Pribadi dan Erdi Janur. bertindak sebagai moderator Abdullah Khusairi. Hasil diskusi itu dirangkum Septri Lediana dan Arif Rizki. Berikut laporannya:
***
Sampai sejauh itu, sebagian warga masih merenggangkan pintu kamarnya, saat hendak tidur. Jika gempa, bisa cepat menghambur. Gempa 2009 yang dahsyat itu, telah menjadi pelajaran amat berharga.

Tuesday, October 4, 2011

Moderator Anas Urbaningrum


Anas Urbaningrum: Mari Kita Bangun Kebersamaan dalam Bingkai Ke-Indonesiaan
Padang ---- Salah satu agenda kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Sekjen DPP-PD Edhie Baskoro Yudhoyono beserta rombongan DPP-PD ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar), adalah melakukan ramah tamah dan berdialog dengan tokoh-tokoh masyarakat Sumbar.


Ramah tamah dan dialog dengan para tokoh masyarakat Sumbar digelar di Kota Padang, Kamis, 29 September 2011 malam.

Thursday, August 11, 2011

Sebuah Terminal

TERMINAL

Mentari tegak di atasnya. Membakar ubun-ubun. Orang-orang lalu lalang. Tak peduli banyak yang peduli. Paling juga mengernyit dahi. Mereka tetap berjalan lalu lalang. Suara para agen. Riuh menyebut semua nama daerah tujuan bus. Mulai dari yang Angkutan Kota dalam Provinsi (AKDP) hingga Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP).

Tuesday, August 2, 2011

Wartawan Bukan Sekedar Wawancara

Kamis, 26/05/2011 11:43 WIB | Oleh : Yeni Purnama Sari


Berawal dari kisah ‘nestapa seorang wartawan istana’, salah seorang alumni suara kampus angkatan 1998 Maifil Eka Putra mencoba menanamkan ideologi wartawan kepada aktivis suara kampus (SK) di Redaksi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SK, Selasa (24/05).


“Ia seorang wartawan yang bertugas di Istana Presiden, dapat bepergian kemana saja dan dihargai pemerintah, namun karena terlena ia akhirnya terbaring tidak berdaya. Banyak penyakit yang dideritanya, bahkan rumah yang dulu ditinggali ditarik pemerintah,” kata Maifil menceritakan kisah itu. “Wartawan seperti inikah yang adek-adek inginkan?,” tanya Maifil.


Diskusipun berjalan hangat, banyak tanggapan dari wartwan SK. “Pekerjaan wartawan tidak menjamin kesejahteraan masa tua, karena itu ia mesti mempersiapkan sesuatu untuk masa tuanya,” ujar Rafi. “Wartawan harus mempertimbangkan usia dalam bertugas, minimal umur 40 tahun ia telah berhenti jadi wartawan,” tanggap Arjuna.

Wednesday, July 20, 2011

Nyanyian Sumbang dari Temasek

Oleh: Abdullah Khusairi


Nyanyian Politisi Partai Demokrat, Nazaruddin dari negeri jiran, Singapura mengguncang aras politik negeri ini. Akibatnya, banyak yang tak enak makan dan tidur dibuatnya. Kampanye anti korupsi dari Partai Demokrat seperti boomerang untuk partai. Sementara, nyanyian itu terus menyatakan nama-nama yang terlibat. Senyatanya, Nazaruddin tidak ingin sendiri. Apalagi dikorbankan!


Suara Nazaruddin boleh jadi dianggap sumbang oleh Partai Demokrat. "Murtad" dari komitmen sebagai kader partai. Membuat murka Ketua Dewan Pembina. Namun di balik itu, sangat merdu bagi partai lain, apalagi bagi media. Agaknya, tak heran bila ada yang terus berkomentar: Teruslah bernyanyi, Nazaruddin! Biar makin jelas siapa sedang memainkan apa. Apa dimainkan siapa. Akhirnya, bagaimana dan seterusnya.


Saturday, July 16, 2011

Asosiasi Persma Sumbar Dideklarasikan

Senin, 28 Maret 2011 03:00


Aktivis Pers Mahasiswa (Persma), Jumat (25/3) di Kampus IAIN Imam Bonjol Padang, men­deklarasikan Asosiasi Persma Sumatera Ba­rat. Asosiasi ini gabungan sembilan Persma yang ada di kampus-kampus perguruan ting­gi di Sumatera Barat. Kehadirannya diha­rapkan menjadi media alternatif di tengah tumbuh kembangnya media mainstreem.


“Ini memungkinkan, Persma pernah melakukannya,” kata Syofiardi Bachyul JB, mantan pengelola Wawasan Proklamator UBH, kini bekerja di The Jakarta Post.


Pers mahasiswa adalah entitas pener­bitan mahasiswa yang ada di kampus perguruan tinggi yang dikelola oleh mahasiswa. Pers mahasiswa di Indonesia sangat penting peranannya dalam gerakan sosial dan gerakan demokrasi.

Wednesday, June 1, 2011

ANAK TIMTIM ALUMNI PADANG JOPANG

Achang Hanyut Dibawa Untung

Darahnya berdesir, jika melihat seseorang mempermainkan bendera merah putih. Sebab, masa lalunya penuh keringat dan darah untuk memilih hidup di bawah naungan merah putih. Berpisah dengan sanak saudara, bercerai-berainya kehidupan.

Abdullah Khusairi – Padang

Itulah Hasan Subang Lamanepa (25). Seorang anak bangsa yang memilih untuk berpisah dengan kedua orang tuanya, pasca konflik bercerainya Timor Leste dari ibu pertiwi. Ia pergi dengan segenap kecewa.

“Terdampar ke Padang tak pernah terpikirkan sebelumnya, nasib ternyata menghanyutkan,” kenang Achang, demikian ia akrab disapa. Terbesit di matanya, kerinduan atas tanah kelahiran di Timor sana. Kenangan yang tak pernah mudah hilang. Rumah yang dibakar massa, mengungsi berbulan-bulan, pahitnya kehidupan, dan seterusnya.