Wednesday, August 1, 2012

MUI Desak Pemko Tertibkan Angkot dan Buskota

Prof. Duski Samad Pimpin MUI Padang


PADANG --- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang mendesak Pemko Padang agar menertibkan Angkutan Kota (Angkot) dan Buskota yang memakai kaca gelap dan musik yang berlebihan.


"Kita meminta agar Pemko bersama jajarannya untuk menertibkan segera. Karena mengganggu kenyamanan pengguna Angkot dan Biskota."
Demikian rekomendasi dari Komisi C dalam Musyawarah Daerah MUI Kota Padang VIII, yang digelar di Kampus Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang, Rabu (4/7).

Tuesday, July 3, 2012

Biografi Prof. Dr. H. Amirsyah, MA

Pendidikan Modern Tak Membangun Teladan

HARI JADI: Dr. Hj. Ulfatmi, M.Ag membacakan ayat suci al-Quran dalam acara Hari Jadi 75 Th dan Perkawinan Emas Prof. Dr. Amirsyah, di kediaman Komp. Palimo Indah, Minggu (1/7). Tampak Buya Amirsyah dan isterinya, Syarifah Thahar mendengar khidmat lantunan ayat suci dari anak tertuanya yang pernah menjadi qori'ah tingkat nasional. (Foto. AK)
Dr. Hj. Ulfatmi, M.Ag membacakan ayat suci al-Quran di hadapan Buya Amirsyah dan isterinya, Syarifah Thahar. Keduanya khidmat lantunan ayat suci dari anak tertuanya yang pernah menjadi qori'ah tingkat nasional. (Foto. AK)
PADANG --- Pendidikan modern telah membuktikan tidak membangun teladan. Pendidikan modern hanya mengisi wilayah kognitif, yang mengenyampingkan wilayah apektif dan psikomotorik. Pengaruh kapitalisme dan kebebasan informasi membuat peran pendidikan dalam membangun ummat melemah. Malahan, lebih berbahaya lagi, para pendidiknya juga ada yang hanyut dalam pengaruh zaman. Misalnya, kapitalisme yang menciptakan hasrat korupsi.

"Beda dengan zaman dulu dan zaman klasik masa nabi. Dimana, suri tauladan dari guru, baik di hadapan anak didik dan ummat. Guru berjalan, bersikap, lurus pada prinsip. Ada keluhuran akal budi dan kejujuran atas dasar ilahiyah," ungkap Prof. Dr. H. Amirsyah, MA di sela-sela perayaan hari jadinya ke 75 tahun dan perkawinan emasnya dengan Syarifah Thahar.

Friday, March 2, 2012

Tim Kecil Bertemu Sabtu Ini

Padang Ekspres • Selasa, 28/02/2012 11:29 WIB •


Padang, Padek—Tim Kecil yang mendapat mandat dari pertemuan ”Baiyo Batido” mulai bergerak. Rencananya pada Sabtu (3/3), mereka akan kembali mengadakan pertemuan. Tim kecil ini dibentuk hasil pertemuan seniman Sumbar yang bertemu di galeri Taman Budaya Sumbar.


Tim Kecil dibentuk untuk bertemu dan menggagas pertemuan untuk membicarakan desain dan strategi serta membangun lembaga kesenian yang punya posisi tawar. Selain itu, pertemuan kemarin akan digagas bergiliran per bulan.


Dari pertemuan-pertemuan itu, diharapkan melahirkan hal-hal seputar budaya dalam bentuk rekomendasi kepada pihak terkait di pemerintahan. Dalam pertemuan Minggu (26/2) lalu, Tim Kecil direkomendasikan melihat akar persoalan yang terjadi pada tubuh DKSB.

Thursday, February 9, 2012

Pers Bebas Lahirkan Perusahaan Pers Kurang Gizi

ABDULLAH KHUSAIRI


Pers Bebas Lahirkan Perusahaan Pers Kurang Gizi


padangmedia.com - PADANG – Kebebasan pers yang terjadi di Indonesia belakangan ini di satu sisi berdampak positif bagi masyarakat. Tapi, di sisi lain juga memiliki dampak negatif.


Akademisi Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol, Padang yang juga salah seorang wartawan senior, Abdullah Khusairi MA mengatakan, dampak positif dari pers bebas antara lain, masyarakat bisa menerima hak atas informasi tanpa ditutupi lagi. Fungsi pers, ‘to inform, to educate, to social control dan to entertain’ juga dapat berjalan baik. Selain itu, tumbuh dan berkembangnya bisnis media menyediakan lapangan kerja bagi anak bangsa.

Saturday, February 4, 2012

Dunia Jurnalistik Memendam Persoalan


Padang – Singgalang
Dunia jurnalistik Indonesia memendam persoalan. Lemahnya perlindungan hukum, hegemoni media, pelanggaran kode etik, hingga soal kesejahteraan awak media, seolah tidak ada penyelesaiannya.
Namun yang perlu dijunjung wartawan di atas semua itu, yakni jurnalisme damai. Wartawan senior Parni Hadi dalam kunjungannya ke Singgalang, Jumat (3/2) bicara banyak hal tentang persoalan tersebut. Pertemuan dihadiri Pemimpin Umum Singgalang, H. Basril Djabar, Ketua PWI Sumbar Basril Basyar, Ketua AJI Padang Hendra Makmur, Pemimpin RRI Padang Edi Supakat, Pemimpin Redaksi Singgalang Khairul Jasmi dan beberapa wartawan media cetak dan elektronik di Sumbar.

Tuesday, January 3, 2012

AJI Padang Sorot Kekerasan Terhadap Pekerja Pers

AJI Padang sehari jelang pergantian tahun berdiskusi yang mengangkat tema "Mendorong Profesionalisme, Melawan Ancaman Kekerasan dan Jerat Hukum" di laga-laga Taman Budaya Sumbar, Jumat (30/12). Acara ini juga diisi dengan pembacaan puisi.

Kegiatan AJI yang mengundang banyak wartawan ini, termasuk wartawan senior Rusli Marzuki Saria, budayawan Muhammad Ibrahim Ilyas, mantan wartawan sekarang menjadi staf pengajar di Unand Israr Iskandar dan Abdullah Khusairi dari IAIN Imam Bonjol.

Monday, December 12, 2011

Adu Karya Fotografer Kampus

TERJUN BEBAS

Di sebuah lahan sawah yang luas, sekum­pulan itik tam­pak tengah asyik men­cari makan. Tiba-tiba da­tang seorang anak laki-laki berlari mengejar kawanan itik itu. Seketika yang dikejar lari berhamburan. Seorang perem­puan yang berdiri tak jauh dari situ segera mengangkat kame­ranya, dan…klik! Momen itu menjadi abadi.


Gemes Itik, begitulah mo­men itu diberi nama. Diam­bil Adek Dedees saat ia melihat kepona­kannya bermain di lahan sawah. Menurut cerita Adek, momen itu lahir tak sengaja.


“Dia (maksudnya ke­pona­kan Adek) gemes me­lihat itik yang sekitar dua tahun tak pernah dijumpai di kota. Saya me­nangkap hal itu dan ketika bermain saya mengabadikan,” cerita Adek.


“Foto Gemes Itik” itu sendiri dipuji oleh Abdullah Khusairi, mantan Wapimred Padang Ekspres yang kini menjadi dosen mata kuliah fotografi di Jurusan Jurnalistik IAIN Imam Bonjol. Menurut­nya foto itu sangat impresif. “Ada kesan sedang ber­gerak, ada kesan hubungan antara si anak dengan itik. Ada gerakan yang tertangkap di sana,” ujarnya. Lelaki yang juga cerpenis ini menyebutkan, foto “Gemes Itik” itu mampu membawa kembali kenangan orang terhadap suasana desa yang menyenangkan.

Saturday, December 3, 2011

Islam Sebagai Dasar Pendidikan Karakter

IAIN Imam Bonjol Padang Dies Natalis ke-45


PADANG --- Sejak dulu pendidikan karakter telah menjadi bagian dari khazanah pemikiran bagi intelektual muslim. Karena pendidikan bagi agama Islam adalah usaha untuk membumikan ajaran. Sehingga terciptanya karakter umat manusia yang insanul kamil.


Demikian benang merah dari Seminar Pendidikan Karakter dengan tema, Menakar Potensi Perguruan Tinggi sebagai basis Pendidikan Karakter, yang ditaja IAIN Imam Bonjol Padang, Jumat (2/12).


"Islam sebagai sebuah ajaran, mengajak manusia membentuk ummat yang ideal (ummatan wasathan), ummat yang baik (khaira ummah)," ungkap Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Prof.Dr.Abuddin Natta.

Thursday, December 1, 2011

Seminar Internasional Dakwah Serumpun

Dakwah Sudah Jadi Entertainment


Abdullah Khusairi --- Padang


PADANG --- Kegiatan Dakwah sudah menjadi kegiatan entertainment. Masuk ke ranah industri media. Sudah ada gejala, kegiatan dakwah sekedar memenuhi kebutuhan hiburan semata, bukan lagi merujuk peran dakwah; mengajak untuk kebaikan dan menegah keburukan.


Inilah yang berkembang dalam Seminar Internasional Dakwah Serumpun yang digelar Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang, di Pangeran Beach Hotel, Sabtu (26/11).


"Di tengah arus informasi yang kian hebat ini. Kita melihat kecenderungan kegiatan dakwah tak lagi memperlihatkan taji. Ketika dakwah sudah tak lagi sakral, sekedar hiburan, harapan terjadinya perubahan atas dasar dakwah sulit terjadi,” ungkap Direktur Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA ketika menjadi keynote speaker dalam seminar yang dihadiri dari empat negara tersebut.

Sunday, November 13, 2011

Sumbar Tak Punya Rencana Induk Kebudayaan

PADANG- Sumatera Barat (Sumbar) harus memiliki Rencana Induk Kebudayaaan Daerah (RIKD). Hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya memetakan potensi kebudayaan yang ada di Sumbar.


"Kebudayaan di Sumbar harus dipetakan dalam RIKD. Sehingga arah kebudayaan di Sumbar bisa terlihat dengan jelas," ungkap Budayawan, Abel Tasman, dalam Diskusi bertajuk "Menyigi arah perjuangan hidup orang minang masa kini," di Sekretariat Magistra, Parak Jigarang, Kota Padang, Sabtu (17/09) malam.


Belum adanya RIKD itu, terlihat dengan kurangnya kesadaran berbudaya oleh masyarakat Sumbar yang berfalsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Thursday, November 3, 2011

Hendra Makmur Kembali Pimpin AJI Padang

Arjuna Nusantara --- Suara Kampus

Suarakampus.com — Hendra Makmur kembali memimpin Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang periode 2011-2014. Wartawan Media Indonesia itu meraih suara terbanyak bersama pasangannya Rus Akbar (Okezone.com­­­­).

Konferensi Kota (Konferta) III AJI Padang yang digelar, Sabtu (29/10), di Gedung Abdullah Kamil berlangsung alot. Lebih-lebih ketika akan dibuka sesi pemilihan ketua. Sebagai acara inti, usulan bakal calon ketua dan sekretaris, bermunculan beberapa nama.

Wednesday, October 12, 2011

Sumbar Memerlukan Lobi dan Dana

Diskusi Dua Tahun pascaGempa

Sebuah diskusi terbatas mengenang dua tahun gempa 2009, Redaksi Singgalang mengadakan diskusi terbatas Selasa (27/9). Tampil sebagai narasumber Ketua DPRD Sumbar, Yulteknil, Wawako Padang Mahyeldi Ansharullah, Ka Pusdalops BPBD Sumbar, Ade Edward dan PJOK RR Sumbar, Zulfiatno. Tampil sebagai penanggap pamong senior Rusdi Lubis, Taufik dari LBH, wartawan Darlis Syofyan, Sawir Pribadi dan Erdi Janur. bertindak sebagai moderator Abdullah Khusairi. Hasil diskusi itu dirangkum Septri Lediana dan Arif Rizki. Berikut laporannya:
***
Sampai sejauh itu, sebagian warga masih merenggangkan pintu kamarnya, saat hendak tidur. Jika gempa, bisa cepat menghambur. Gempa 2009 yang dahsyat itu, telah menjadi pelajaran amat berharga.

Tuesday, October 4, 2011

Moderator Anas Urbaningrum


Anas Urbaningrum: Mari Kita Bangun Kebersamaan dalam Bingkai Ke-Indonesiaan
Padang ---- Salah satu agenda kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Sekjen DPP-PD Edhie Baskoro Yudhoyono beserta rombongan DPP-PD ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar), adalah melakukan ramah tamah dan berdialog dengan tokoh-tokoh masyarakat Sumbar.


Ramah tamah dan dialog dengan para tokoh masyarakat Sumbar digelar di Kota Padang, Kamis, 29 September 2011 malam.